Cara Memulai Usaha Rumahan

Cara Memulai Usaha Rumahan

Dalam Memulai Usaha Rumahan  maka apa saja yang perlu di persiapkan dan di perhatikan...?

Memulai Usaha Rumahan
Memulai Usaha Rumahan

stokilmu.org - Mungkin kebanyakan orang akan mengalami suatu kebingungan dalam melakukan permulaan untuk membuka suatu usaha rumahan. Akan ada rasa keraguan dalam hatinya, terutama bagi mereka yang baru pertama kali membuka usaha rumahan.

Menjadi seorang wirausaha sukses merupakan impian bagi setiap kalangan, terutama pada saat zaman seperti saat ini kalangan muda di tuntut untuk star berwirausaha lebih dini.

Rasa Ketakutan akan kegagalan suatu usaha rumahan akan menjadi suatu momok yang sangat mengerikan bagi mereka yang akan membuka usaha, tidak hanya itu saja bagi mereka yang sudah lebih dulu melakukan usaha kegagalan menjadi momok yang sangat menakutkan.

Kegagalan dari suatu usaha di sebabkan karena kurangnya suatu persiapan akan kemungkinan kemungkinan yang akan terjadi. oleh sebab itu pada kesempatan ini akan di paparkan mengenai cara Memulai Usaha Rumahan, apa saja yang perlu di persiapkan dan di perhatikan...?

Cara Memulai Usaha Rumahan
Cara Memulai Usaha Rumahan

1. PILIH PRODUK DAN NAMA PRODUK

Dalam memilih suatu produk dan Nama produk akan ada banyak hal yang perlu di perhatikan seperti halnya, Jenis produk tersebut, nama sesuai dengan sasaran konsumen, bentuk, kemasan dll.

Jenis Produk

Dari Jenis Produk ini yang perlu di perhatikan yaitu, produk tersebut cepat basi atau tidak, produk yang cepat basi misalnya saja kue, aneka gorengan, dan makanan sejenisnya. maka dari itu harus cermat dalam menentukan jenis produk tersebut, produksi dalam sekali habis atau produksi untuk jangka waktu panjang.

Nama Sesuai dengan Sasaran Konsumen

Jenis dan Nama haruslah sesuai dengan sasaran, misalnya saja untuk orang dewasa kasihlah nama yang sesuai dengan orang dewasa, untuk bayi maka beri nama yang unik sesuai dengan bayi.

Serta...

Dalam memulai suatu usaha yang perlu diingat adalah:
- Peluang pasar dan bagaimana cara untuk mendapatkan order.
- Kita harus bisa menganalisis  para pesaing kita, baik dari sisi harga pelayanan maupun kualitas.
- Persiapkan mental dan keberanian dalam memulai suatu usaha,jauhi rasa malu,takut karena gagal dan perangi batin antara keingan dan keraguan.
- Jangan lupa harus menghadapi RESIKO,dimana resiko suatu bisnis itu adalah untung atau rugi.

2. TENTUKAN VISI DAN MISI

Contoh Dari Visi Dan Misi
Visi
- Memperoleh keuntungan atau laba sebesar-besarnya.
- Menjadi Wirausaha yang sukses
- Meningkatkan makanan lokal menjadi makanan yang digemari dikalangan masyarakat.
- Membuat makanan yang tidak mengandung  bahan-bahan yang dapat merusak kesehatan seperti bahan pengawet,pewarna serta pemanis buatan.

Misi
- Membuat produk dengan harga terjangkau.
- Membuat produk dengan kualitas rasa yang enak dan lezat.
- Menciptakan ide-ide kreatif.
- Memberikan pelayanan yang baik dan ramah dalam upaya menarik minat pembeli.


3. ANALISA PELUANG USAHA

Peluang usaha sudah merupakan kunci penting dalam proses pemasaran, karena pemasaran akan berjalan dengan lancar apabila sudah mendapatkan peluang usaha yang sudah kita inginkan.
Dalam menganalisa peluang Usaha ini biasanya akan di gunakan analisa SWOT, antara lain:
1. Strengths ( Kekuatan)
- Proses pembuatannya mudah dan sedehana
- Harga jual lebih murah
- Memanfaatkan internet sebagai media promosi
- Kualitas produk terjamin

2. Weaknes ( Keelemahan)
- Menejemen perusahaan masih sederhana.
- Minimnya modal

3. Opportunities ( Peluang)
- Pertumbuhan pasar di mungkinkan meningkat
- Peluang pasar untuk mendapatkan konsumen yang menjanjikan
- Keterbukaan untuk menggunakan teknologi baru kedepannya untuk membuat kemajuan besar di badang produksi khususnya

4. Threats (Ancaman)
- Munculnya banyak pesaing baru
- Munculnya produk dengan rasa baru

4. POSITIONING

Dengan adanya positioning yang kuat maka akan meningkatkan nilai produk tersebut. Untuk produk keripik singkong balado, saya memposisikan bahwa keripik singkong ini memiliki rasa balado yang berbeda dengan rasa balado lainnya, yakni dengan rasa tidak terlalu pedas, sehingga saya memberikan tagline pada produk keripik ini “lebih manis, gurih, dan asin”. Dengan tagline tersebut komunikasi yang di bangun behwa keripik singkong balado ini mempunyai ciri khas tersendiri.

5. MARKETING MIX

Setelah menentukan positioning maka langkah seanjutnya adalah penjabaran dari positioning tersebut yaitu dengan Bauran Pemasaran atau yang dikenal dengan Marketing Mix.

Marketing Mix dikenal dengan konsep product, price, place dan promotion (4P) sering di jadikan rujukan dalam membahas pemasaran.

Product ( produk)
Barang atau jasa yang ditawarkan perusahaan pada pasar sasaran, yang membutuhkan suatu identitas serta keterangan tentang produk yang ditawarkan untuk membedakan barang lain yang diproduksi pesaing. Nama produk juga dapat diberikan berdasarkan resep, nama pembuat, atau tempat membuatnya.

Price (Harga)
Tentukan harga dari suatu produk yang hendak di produksi serta di pasarkan, perhitungkan modal serta laba yang akan di peroleh, atau dengan kata lain perhitungkan laba dan ruginya.

Place (Tempat)
Tempat penjualan produk hendaknya dipilih tempat yang benar-benar tepat, saluran distribusi yang tepat merupakan salah satu kunci kesuksesan pemasaran produk. Misalnya saja tempat untuk saluran distribusi seperti warung-warung terdekat, toko (swalayan, supermarket) serta toko khusus pusat oleh-oleh atau buah tangan.

Promotion (Promosi)
Pemasaran yang baik tidak hanya sekedar memasarkan produk yag bagus, menetapkan harga yang menarik dan membuat produk itu terjangkau oleh konsumen sasaran. Produsen juga harus  berkomunikasi dengan konsumen. Setiap produsen tidak bisa melepaskan diri sebagai komunikator dan promotor. Dengan komunikasi yang efektif maka pesan yang akan di sampaikan kepada konsumen tentang sebuah produk akan mudah dimengerti dan di pahami oleh mereka. Dalam melakukan promosi biasanya dilakukan dengan Above The Line (ATL), yaitu promosi dilakukan melalui media handphone dan internet. Serta melakukan promosi dengan Below The Line (BTL), yaitu iklan yang biasanya langsung bersentuhan dengan konsumen misalnya sponsorship didalam event tertentu, demo memasak dan lain sebagainya.


6. PERHITUNGAN MODAL DAN HARGA JUAL

Dalam usaha perhitungan modal dan harga jual sangat lah menentukan. Dalam suatu ilmu pemasaran ada sebuah kata-kata "Dengan Modal Sekecil-kecilnya maka harus memperoleh laba yang sebesar-besarnya". Hal tersebut harus di cermati secara mendalam.

Kebiasaan dari berbagai kalangan memaknai hal tersebut bahwa, dengan berpatokan untung yang besar maka suatu produk di jual dengan harga yang mahal agar mendapatkan suatu keuntungan yang besar.

Padahal...

Dalam hal ini harusnya seseorang yang melakukan usaha berfikiran mendapatkan suatu untung yang besar dengan cara memaknai hal di atas, makna hal di atas sebetulnya "bukan dengan harga yang mahal, melainkan produk terjual laris konsumen tidak kabur maka untung besar akan di dapat". sebetulnya laba sesungguhnya dari hal di atas adalah Konsumen yang selalu bertahan menggunakan produk yang di pasarkan oleh seorang wirausaha.

7. ANALISA KEUNTUNGAN

Seorang Wirausaha yang profesional maka selalu menganalisa keuntungan dan kerugian.

Tidak Henti-hentinya Stok Ilmu mengingatkan bahwa "Suatu Usaha Tidak Akan Menghianati Hasil", maka dari itu siapa yang berusaha lebih giat maka dia akan memetih hasinya, "siapa yang menanam maka dialah yang akan memetiknya". Setelah sukses Stok Ilmu mengingatkan bahwa harus belajar dari kata pepatah bahwa "Padi semakin berisi maka akan merunduk".

Sekian Artikel Dari Stok Ilmu semoga bermanfaat, tidan lupa untuk mengingatkan selamat mencoba.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cara Memulai Usaha Rumahan"

Post a Comment